ISKCON in Indonesia

ISKCON in Indonesia

The International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) | Sampradaya Kesadaran Krishna Indonesia (SAKKHI)

Interfaith Relations

In ISKCON we consider love of a Supreme personal God to be the highest form of religious expression, and we recognise and respect this expression in other theistic traditions. We respect the spiritual worth of paths of genuine self-realisation and search for the Absolute Truth in which the concept of a personal Deity is not explicit. Other communities and organisations advocating humanitarian, ethical, and moral standards are also valued as being beneficial to society.


ISKCON views dialogues between its members and people of other faiths as an opportunity to listen to others, to develop mutual understanding and mutual trust, and to share our commitment and faith with others, while respecting their commitment to their own faith.


ISKCON recognises that no one religion holds a monopoly on the truth, the revelation of God or our relationship with God.


ISKCON's members are encouraged to be respectful to people of faith from other traditions and to see the need for people of different faiths to work together for the benefit of society as a whole and for the glorification of God.


ISKCON affirms the responsibility of each individual to develop his or her relationship with the Supreme Lord.

Hubungan Antaragama

Di dalam ISKCON, kami memandang bahwa cinta kepada sesosok pribadi Tuhan Yang Mahatinggi sebagai bentuk tertinggi ekspresi keagamaan, dan kami mengakui dan menghormati keberadaan ekspresi yang sama ini dalam tradisi-tradisi teistik lainnya. Kami menghormati kedudukan spiritual berbagai jalan keinsafan diri yang asli dan sejati dan pencarian terhadap Kebenaran Mutlak, yang berpegang pada konsep tentang sosok personal Tuhan yang tidak bersifat eksplisit. Kami memandang pula bahwa komunitas dan organisasi lainnya yang mengangkat wacana kemanusiaan, etika, dan standar moralitas telah memberi manfaat bagi masyarakat.


ISKCON memandang bahwa dialog antara anggotanya dengan para penganut keyakinan yang berbeda adalah sebuah kesempatan untuk mendengarkan pihak lain, untuk mengembangkan hubungan saling pengertian dan saling percaya, dan untuk berbagi komitmen dan keyakinan kami kepada pihak lain, sambil tetap menghormati komitmen mereka terhadap keyakinan mereka sendiri.


ISKCON mengakui bahwa perihal kebenaran, wahyu Tuhan atau jalinan hubungan kita dengan Tuhan tidak menjadi monopoli satu agama tertentu.


Anggota ISKCON didorong untuk menghormati para penganut keyakinan dan tradisi lain dan mengerti bahwa orang-orang dengan keyakinan yang berbeda-beda perlu bekerjasama untuk memberi manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan dan untuk memuliakan keagungan Tuhan.


Anggota ISKCON didorong untuk menjadi hormat kepada orang-orang beriman dari tradisi-tradisi lain dan untuk melihat kebutuhan bagi orang-orang dari agama yang berbeda untuk bekerja sama untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan dan untuk memuliakan Tuhan.


ISKCON menegaskan tanggungjawab tiap-tiap individu untuk mengembangkan hubungan mereka dengan Tuhan Yang Maha Esa.