ISKCON in Indonesia

ISKCON in Indonesia

The International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) | Sampradaya Kesadaran Krishna Indonesia (SAKKHI)

What is Vaishnavism?

Vaishnavism is one of the major traditions within the broader Vedic, or Hindu, spiritual culture. Unlike some Vedic traditions, Vaishnavas believe that the ultimate reality is personal. Thus, they understand that God is the Supreme all-attractive person. Vaishnavas worship Lord Vishnu, Lord Rama, and Lord Krishna as different manifestations of the same Supreme Lord or one supreme divinity, although the styles of worship and emphasis differ. 


They acknowledge that all living beings are eternal persons, and that all life’s problems are rooted in the individual soul’s forgetfulness of his or her relationship with God. Vaishnavas teach that by chanting God’s names the soul can reawaken his original spiritual knowledge, live peacefully in this life and return to the spiritual realm, or Vaikuntha, the place of no anxiety, at the time of death.


ISKCON is part of the Gaudiya, or Chaitanya Vaishnava, tradition, which hails from the eastern regions of India. Gaudiyas place special emphasis on the teachings of 16th Century saint and avatar, Sri Caitanya Mahaprabhu (1486-1534). Gaudiya Vaishnavism in turn gave rise to the International Society for Krishna Consciousness (ISKCON), which was founded by Srila Prabhupada in 1966. His organization, ISKCON, has increased the awareness and growth of Vaishnavism worldwide since the late 1960s. Today Vaishnava teachings have crossed all geographic borders and proven relevant in addressing humanity’s essential needs.

Apa itu Vaishnavisme?

Vaishnavaisme adalah salah satu tradisi utama dalam lingkup kultur spiritual Veda, atau Hindu. Tidak seperti sejumlah tradisi Veda lainnya, para Vaishnava meyakini bahwa realitas tertinggi adalah personal atau sosok pribadi. Demikianlah mereka memahami bahwa Tuhan adalah Sosok Pribadi Tertinggi yang mahamenarik. Para Vaishnava memuja Sri Vishnu, Sri Rama, dan Sri Krishna sebagai berbagai manifestasi Tuhan Yang Mahakuasa yang sama atau satu divinitas tertinggi, meskipun ada perbedaan dalam tatacara pemujaan dan pada penekanan yang diberikan. 


Mereka mengakui bahwa semua makhluk hidup adalah pribadi-pribadi yang kekal, dan segala masalah kehidupan berakar pada keadaan lupa yang dialami oleh roh individu tentang jalinan hubungan dirinya dengan Tuhan. Para Vaishnava mengajarkan bahwa dengan mengucapkan nama-nama suci Tuhan, sang roh dapat membangkitkan kembali pengetahuan spiritualnya yang sejati, hidup damai saat ini dan setelah meninggal dunia kembali ke alam spiritual, atau Vaikuntha, tempat yang tanpa kecemasan.


ISKCON adalah bagian dari tradisi Gaudiya, atau Chaitanya Vaishnava, yang berasal dari wilayah timur India. Para Gaudiya memberi penekanan pada ajaran-ajaran dari tokoh suci dan avatar abad ke-16, Sri Caitanya Mahaprabhu (1486-1534). Pada gilirannya, Gaudiya Vaishnavaisme melahirkan International Society for Krishna Consciousness (ISKCON), yang didirikan oleh Srila Prabhupada pada 1966. Organisasi yang beliau dirikan ini, ISKCON, telah mendorong bertumbuhnya Vaishnavaisme di seluruh dunia sejak akhir 1960an. Dewasa ini ajaran-ajaran Vaishnava telah melintasi segala batas geografis dan terbukti relevan untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan penting umat manusia.